Ngantar Anak Mondok

Setelah lulus MI Muhammadiyah Gembong, Purbalingga,
anakku aku daftarkan di Pondok Pesantren modern Zam-Zam Cilongok Banyumas.

Aku Suka Motret

Meski aku seorang guru Madrasah, tetapi aku punya hobi fotografi

Belajar Digital Imaging

Temans, aku juga suka lho belajar digital imaging.
Itu tuh edit-edit gambar, olah gambar, atau gabung beberapa gambar

Kampaye Anti Sampah Plastik

Kampaye anti sampah kantong plastik menarik hati Kang Sodikin untuk memberikan catatan. Menarik karena dampaknya yang luas bagi lingkungan, kesehatan, dan juga ekonomi.

Kampanye tersebut harus didukung dengan berbagai cara mengingat dampak negatifnya. Ada berbagai cara yang bisa dilakukan misalnya dengan meminimalisir penggunaan kantong plastik. Ada yang menyebutnya dengan diet kantong plastik dan ada juga yang membuat tulisan "say no to plastic bags".

Namun yang paling menarik bagi Kang Sodikin adalah gencarnya kampaye anti sampah plastik tersebut berupa kebijakan beli kantong plastik. Tujuannya adalah agar pengguna enggan menggunakannya karena harus membayar.

Padahal jika dicermati, apakah benar dengan membayar atau membeli kantong plastik ketika berbelanja secara signifikan akan mengurangi pemakainnya. Menurut Kang Sodikin sih...TIDAK!.

Berapa sih harga kantong plastik sehingga orang enggan membelinya. Bagaimana mungkin enggan atau bahkan tidak mampu membeli jika rupiah yang dikeluarkan pada kisaran Rp 200 sampai Rp 1000. Orang tentu lebih suka membayar dengan harga segitu daripada harus membawa kantong plastik dari rumah, nenteng kemana-mana, atau memasukkan kedalam saku celana atau pakaian.

Orang-orang dengan gensi tertentu pastilah tidak mau membawa sendiri kantong plastik dari rumah dan lebih suka membeli di toko dimana ia berbelanja.

Belum lagi jika kantong plastik dibuat semenarik mungkin dengan motif dan model yang sangat bagus. Pasti konsumen suka dan ketika harus merogoh kocek tidaklah mengapa. Para produsen tentu tidak mau kehilangan konsumennya. Mereka pasti akan mendesain dengan sebagus-bagusnya.

Menurut hemat Kang Sodikin, jika memang berkeinginan menghentikan munculnya sampah plastik kebijakannya harus benar-benar tegas. Bentuknya adalah larang penggunaan plastik kecuali pada hal-hal tertentu dan sifatnya sangat terbatas. Jika tidak mau ada sampah plastik tapi kebijakannya berupa harus beli kantong plastik dengan harga 200 - 1000 rupiah, dijamin kebijakan itu GAGAL!

Walau demikian, upaya untuk menghentikan munculnya sampah plastik berupa kampanye maupun lainnya harus tetap didukung. Mulailah dari diri sendiri untuk meminimalisir penggunaan plastik.
Advertisemen 336x280
Disqus Comments

ABOUT

Tentang Admin & Blog
About

CONTACT

Hubungi kami disini
Hubungi

PAYMENT

Cara pembelian template di Goomsite
Privacy

Disclaimer

Pasang iklan Anda di Blog kami
Disclaimer

Catatan Kang Sodikin

sodikin.com merupakan catatan dan pikiran Kang Sodikin di waktu senggang dan tidak sedang melakukan apa-apa. Bisa juga merupakan hasil lamunan yang tidah jelas arahnya...he he...

NEWSLETTER SIGNUP

Trending Sepekan