• 5 Terbaru

    February 4, 2017

    5 Modus Baru Korupsi Di Indonesia

    5 Modus Baru Korupsi Di Indonesia
    5 Modus Baru Korupsi - Indonesia untuk bersih dari korupsi ternyata masih jauh. Meskipun era telah berganti dari orde baru ke zaman reformasi, tetapi semangat pemberantasan korupsi masih belum berhasil dengan maksimal. Juga, meskipun telah banyak pengusaha, birokrat dan politisi telah banyak dipenjarakan, tetapi hal tersebut tidak mampu membuat jera para koruptor di berbagai sektor kehidupan bernegara.

    Tidak dapat dipungkiri, korupsi telah merusak tatanan sistem birokrasi, hukum dan politik yang mengharuskan eksekutif, legislatif dan yudikatif yang jujur dan bersih serta akuntabel. Bagaimana tidak, penyelenggaraan negara menjadi sangat rapuh setelah digerogoti oleh pelaku-pelaku tindakan koruptif dengan berbagai macam modusnya. Bahkan terakhir, disinyalir ada modus baru tindakan koruptif yang dilakukan oleh berbagai pihak. Oleh Menseskab, Dipo Alam, disebutkan bahwa ada tindakan korupsi dengan 5 Modus Baru Korupsi.(baca : Suara Merdeka, 13/11/2012)

    Tindakan korupsi dengan 5 Modus Baru Korupsi ini dilakukan oleh berbagai kalangan. Mereka berasal dari berbagai latar belakang. Ada oknum PNS, staf khusus menteri, DPR, rekanan bahkan termasuk oknum partai politikpun terlibat.

    5 Modus Baru Korupsi yang dilakukan jelas berpotensi merugikan negara. Modusnya adalah, mereka yang terlibat dalam permainan tersebut melakukan kongkalikong dan juga melakukan penggelembungan anggaran.

    5 Modus Baru Korupsi


    5 Modus Baru Korupsi  yang menggunakan model kongkalikong dan penggelembungan anggaran ini telah diumumkan oleh Menteri Sekretaris Kabinet, Dipo Alam.

    5 Modus Baru Korupsi tersebut adalah sebagai berikut :

    1. Modus korupsi yang pertama adalah dengan meminta jatah. Modus korupsi dengan meminta jatah ini dilakukan oleh oknum anggota DPR kepada BUMN. Modus ini telah ramai dibicarakan setelah Meneg BUMN, Dahlan Iskan menginformasikan kepada media di berbagai kesempatan. Dan pada saat ini sedang berada pada proses dijelaskan oleh Menteri Negara BUMN kepada Badan Kehormatan DPR. Tidak hanya itu, modus korupsi minta jatah oleh oknum anggota DPR ini telah dilaporkan oleh beberapa direksi dan karyawan BUMN kepada Setkab

    2. Modus korupsi yang kedua adalah dengan mengupayakan terjadinya penggelembungan anggaran dengan cara mengatur rencana pemanfaatan APBN-P 2012. Modus korupsi ini ditengarai dilakukan dan atas inisiatif dari oknum-oknum DPR. Modusnya adalah melakukan trik tertentu sehingga berakibat pada beberapa anggaran yang diajukan di APBN-P terblokir yaitu dengan pemberian tanda bintang oleh Kementerian Keuangan.

    3. Modus korupsi yang ketiga adalah melakukan kongkalikong dan intervensi anggaran. Modus kongkalikong dann intervensi anggaran terjadi disebabkan oleh adanya peran staf khusus menteri non-kader parpol. Mereka melakukan intervensi pada setiap anggaran. Sebagai contoh dari adanya modus ini adalah adanya upaya untuk menggelembungkan atau markup usulan anggaran dengan cara kongkalikong antara staf khusus menteri tertentu dengan para calon rekanan pelaksana proyek. Para staf khusus yang bermain tersebut memanfaatkan posisinya yang memang sangat dekat dengan menteri. Karena kedekatannya itu kemudian mereka mendapatkan kewenangan khusus dan selanjutnya digunakan untuk menekan para pejabat eselon I, II,dan  III. Mereka memerintahkan agar dialokasikan anggaran khusus dengan jumlah yang sudah digelembungkan.

    4. Modus korupsi keempat adalah kongkalikong yang dialkukan oleh para staf khusus menteri yang merupakan oknum dari kader parpol tertentu. Para kader partai yang telah berhasil masuk ke dalam jajaran kementrian atau lembaga tertentu tersebut kemudian melakukan perbuatan yang sangat tercela yaitu melakukan rekayasa dalam pengadaan barang dan jasa. Nilai dari pengadaan barang dan jasa yang ada di masing-masing proyek angkanya mencapai jumlah ratusan miliar rupiah. Modusnya adalah memenangkan dan memilih oknum perusahaan rekanan yang digadang-gadang oleh partai. Juga tindakan tercela yang dilakukan oleh oknum ini adalah mengondisikan situasi yang lebih menguntungkan partainya. Untuk memuluskan pengkodisian ini maka mereka senantiasa memberikan input kepada menteri agar mengganti pejabat-pejabat yang bukan dari partainya dengan orang yang berasal dari satu partai. Oknum kader partai ini mempunyai peranan cukup dominan dalam proses penentuan pergantian atau mutasi jabatan, baik pergantian pada jajaran eselon I, II, III, atau IV. Sebagai akibat dari tindakan ini maka kondisi di kementerian sangat tidak kondusif mengingat aneka program serta kegiatan telah disetting untuk kepentingan partai.

    5. Modus korupsi yang kelima adalah adanya kongkalikong yang terjadi dari usulan pinjaman luar negeri ke dalam Blue Book. Padahal pelaksanaan dan pemanfaatannya masih belum Jelas. Alasan yang mereka gunakan adalah bahwa hal itu telah disetujui lembaga atau negara donor. Padahal presiden dan menteri keuangan belum tahu benar tentang manfaat dan siapa yan harus menginisiasikan dana pinjaman tersebut. Oleh karenanya, modus ini sangat berpotensi menambah utang yang membebani APBN.

    Demikianlah 5 Modus Baru Korupsi Di Indonesia dan semoga menambah pengetahuan kita tentang berbagai macam praktek korupsi di Indonesia. Jika Anda menganggap penting dan bermanfaat, silahkan artikel 5 Modus Baru Korupsi Di Indonesia ini dishare.

    3 comments:

    1. Indonesia itu ga akan pernah lepas dari koruptor.. Karena bangsa ini telah kehilangan rasa nasionalismenya.. Dan itu telah menjadi semacam tradisi baru.. yaitu tradisi korupsi.. Slogan yang dulu dipakai oleh para pahlawan perjuangan sekarang dipakai oleh para koruptor yaitu : MATI SATU TUMBUH SERIBU..

      ReplyDelete
    2. Kapan ya kongkalingkong ini jauh dari negeri kita tercinta,kebanyak para- para.... merusak citra karakterbangsa saja.. Ampuu.
      [ ..Pak ]Lain hal kemaren saya kirim email dikontaknya, mohon responya via email saya pak .terima kasih

      ReplyDelete

    sodikin.com adalah blog pribadi yang diterbitkan oleh Sodikin Masrukhin. Ia seorang guru yang suka ngeblog di sela waktu senggangnya. Ada banyak hal yang bisa dibaca dan dinikmati dalam blog ini.
    Blog ini berisi tips dan cara, catatan, renungan dan hal lain yang bermanfaat. Pembaca boleh memanfaatkan konten blog ini untuk hal-hal yang bermanfaat. lanjut»»

    Indonesiaku