Jangan Jadi 6 Tipe Orang Tua Ini!

6 tipe orang tua yang harus dijauhi, yaitu: Orang Tua Tipe Kompetitif, Tipe Pemanja, Tipe Acuh Tak Acuh, Tipe Kasar, Tipe Pemarah, dan Tipe Protektif. Orang tua tersebut menjadi penghambat kemajuan dan masa depan bagi anaknya. Mau tahu ulasan lengkapnya? Simak Catatan Kang Sodikin berikut ini:
Kang Sodikin
Jangan Jadi 6 Tipe Orang Tua Ini! Hai, Dad and Mom. Jangan menjadi 1 dari 6 tipe orang tua ini ya. Karena jika mempunyai 1 dari 6 karakter itu, maka dad and mom akan menjadi orang tua yang bisa menghambat masa depan anak, lho!

Mengacu pada hasil Survei Litbang KORAN SINDO, ke 6 tipe atau karakter orang tua penghambat masa depan bagi anaknya adalah: tipe kompetitif, tipe pemanja, tipe acuh tak acuh, tipe kasar, tipe pemarah, tipe protektif.

6-tipe-orang-tua-harus-dihindari-jadi-penghambat-masa-depan-anak
  1. Orang Tua Tipe Kompetitif
    Anak sangat sering dipacu untuk menjadi nomor satu. Terlalu aktif memacu anak dalam aktivitas kompetisi dengan keharusan meraih kemenangan tidak selalu memberi dampak yang baik.

    Baca juga: Teknologi Perintah Suara di Mobil BMW

    Bila tidak diarahkan dengan benar, maka hal tersebut bisa berdampak menjadikan anak tumbuh menjadi pribadi yang egois dan tidak mau mengalah, mudah terlalu kecewa jika tidak memperoleh yang diinginkan. Dengan kondisi seperti itu maka anak akan cenderung banyak musuh daripada teman.
  2. Orang Tua Tipe Pemanja
    Orang tua dengan karakter pemanja sering memanjakan anak dengan kata dan perilaku manis. Memberikan hadiah dengan berlebihan padahal anak tidak melakukan sesuatu yang pantas memdapat reward. Orang tua tipe pemanja sangat membahayakan anak di kemudian hari karena akan terbiasa tidak mandiri dan berjuang untuk mendapatkan sesuatu.

    Anak perlu dilatih berjerih payah untuk mendapatkan apa yang diinginkan. Anak yang sering dimanjakan akan kesulitan mengerjakan sesuatu karena terbiasa dengan mudah mendapatkan sesuatu ketika masih kecil tanpa harus bersusah payah.
  3. Orang Tua Tipe Acuh Tak Acuh

    Jika Dad and Mom sering tidak mempedulikan anak maka Anda adalah tipe orang tua acuh tak acuh. Orangtua tidak mau tahu tentang siapa teman-teman sekolah dan pergaulannya. Orang tua cuek dengan nilai sekolahnya. Atau orang tua tidak ambil pusing dengan apapun yang terjadi dengan si anak.

    Jika Dad and Mom menjadi tipe orang tua cuek, acuh tak acuh dan tak peduli maka itu akan berdampak buruk. Di antara dampak buruk yang ditimbulkan adalah anak akan rentan dan mudah terjerumus kedalam dunia obat-obatan terlarang. Ingat, ya Dad and Mom!
  4. Orang Tua Tipe Kasar

    Orang tua dengan tipe kasar cenderung akan menyakiti anak, baik secara fisik ataupun verbal. Akibat yang ditimbulkan adalah anak akan tumbuh dan berkembang menjadi pribadi yang juga kasar kepada orang lain.

    Apa yang sering anak lihat dan rasakan dari orang tua akan membekas sangat dalam di memorinya. Sehingga ia tumbuh menjadi seperti yang ia rasakan.
  5. Orang Tua Tipe Pemarah

    Jika Dad and Mom sering marahi kepada anak meski untuk hal kecil, maka waspada. Anda sangat mungkin menjadi orang tua tipe pemarah. Maka jangan kaget juga jika satu saat nanti, anak Anda akan tumbuh dengan sifat pemarahnya.

    Baca juga: Mengenali Gejala Penyakit Jantung

    Sulit memperoleh teman dan akan mudah terlibat perkelahian adalah dampak lain dari prilaku orang tua dengan tipe pemarah.
  6. Orang Tua Tipe Protektif

    Apakah Anda sangat sering memberi perhatian berlebihan atau terlalu sering memantau gerak gerik anak? Atau apakah Anda sering melarang anak melakukan sesuatu yang menurut Anda berbahaya? Jika iya, maka anak akan tumbuh menjadi pribadi penakut, mudah alergi, merasa tidak aman, was-was, dan tidak percaya diri.
Bagaimana Dad and Mom, hindari 6 tipe orang tua di atas ya. Semoga buah hati kita tumbuh dan berkembang dalam suasana positif.

Demikian informasi tentang 6 tipe orang tua yang harus dijauhi, yaitu: Orang Tua Tipe Kompetitif, Tipe Pemanja, Tipe Acuh Tak Acuh, Tipe Kasar, Tipe Pemarah, dan Tipe Protektif. Semoga bermanfaat.
Kang Sodikin
Seorang blogger pemula dan penggemar fotografi makro. Belakangan, meski terbilang terlambat, sejak tahun 2017 mulai menekuni dunia blogging. Kang Sodikin suka berbagi informasi tentang banyak hal. Pengalaman pribadi dan dari hasil baca-baca dishare melalui blog sodikin.com ini. Mempunyai motto hidup "sekecil apapun, hidup harus memberi manfaat kepada orang lain"
Komentar
Silahkan berkomentar dengan bijak. Semoga komentar Anda berdampak pada kebaikan.