Ngantar Anak Mondok

Setelah lulus MI Muhammadiyah Gembong, Purbalingga,
anakku aku daftarkan di Pondok Pesantren modern Zam-Zam Cilongok Banyumas.

Aku Suka Motret

Meski aku seorang guru Madrasah, tetapi aku punya hobi fotografi

Belajar Digital Imaging

Temans, aku juga suka lho belajar digital imaging.
Itu tuh edit-edit gambar, olah gambar, atau gabung beberapa gambar

Tips Jitu dan Cara Meredakan Marah

Tips jitu dan cara meredakan atau meredam marah perlu diketahui siapa saja termasuk pembaca setia Materi Dakwah Islam dan Kultum. Karena dengan mengetahui tips dan caranya akan meningkatkan kemampuan menahan marah yang manfaatnya sangat besar itu. Apalagi bila cara meredam dan meredakan marah itu dari Rasulullah (Nabi) Muhammad saw.

Ada tips dan cara jitu dalam meredakan dan meredam marah yang diberikan oleh Rasulullah, yaitu : ber-isti’adzah (berlindung) kepada Allah, berwudhu, diam dan menahan diri, duduk dan berbaring, serta berdo’a atau membaca do’a ketika marah.

Marah yang kita alami tentu ada penyebabnya. Dan di antara sebab-sebab marah adalah sebagai berikut :
  1. bawaan atau fitrah, atau tabi’at
  2. merasa tidak sebanding dengan orang lain, sombong dan tinggi hati
  3. egois dan berlebihan mencintai diri sendiri serta ujub
  4. perselisihan dan pertengkaran yang berlarut-larut seakan tanpa ujung
  5. saling tuduh dan curiga serta berburuk sangka
  6. saling merendahkan, mengejek, menghina dan majurhkan satu dengan yang lainnya.
Tips dan cara jitu dalam meredakan dan meredam marah yang disajikan oleh blog catatan kang sodikin adalah berdasarkan hadits Rasulullah saw :

1. beristi’adzah kepada Allah
عنْ سُلَيْمانَ بْنِ صُرَدٍ رضي اللَّه عنهُ قال : كُنْتُ جالِساً مع النَّبِي صَلّى اللهُ عَلَيْهِ وسَلَّم، ورجُلان يستَبَّانِ وأَحدُهُمَا احْمَرَّ وَجْهُهُ وانْتفَخَتْ أودَاجهُ فقال رسولُ اللَّه صَلّى اللهُ عَلَيْهِ وسَلَّم : « إِنِّي لأعلَمُ كَلِمةً لَوْ قَالَهَا ذَهَبَ عنْهُ ما يجِدُ ، لوْ قَالَ : أَعْوذُ بِاللّهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيمِ ذَهَبَ عنْهُ ما يجدُ . فقَالُوا لَهُ : إِنَّ النَّبِيَّ صَلّى اللهُ عَلَيْهِ وسَلَّم قَالَ : «تعوَّذْ بِاللهِ مِن الشَّيَطان الرَّجِيمِ »
"Sulaiman bin Shurad ra. Berkata : aku duduk bersama Nabi saw saat ada dua orang saling mencaci dan salah seorang memerah mukanya dan mengembang urat-urat lehernya. Maka Rasulullah bersabda : sungguh aku tahu satu kalimat yang sekiranya dibaca seseorang maka akan hilang apa yng dijumpainya. Sekiranya membacaاعوذ بالله من الشيطان الرجيمmaka hilanglah apa yang dijumpainya. Maka mereka berkata kepadanya : sesungguhnya Nabi saw bersabda : berlindunglah kepada Allah dari syaitan yang terkutuk" (HR. Bukhari)

2. berwudlu
عَنْ عَطِيَّةَ قَالَ قَالَ رَسُوْلُ اللهِ صلى الله عليه وسلم إِنَّ الْغَضَبَ مِنَ الشَّيْطَانِ وَإِنَّ الشَّيْطَانَ خُلِقَ مِنَ النَّارِ وَإِنَّمَا تَطْفَأُ النَّارُ بِالْمَاءِ فَإِذَا غَضِبَ أَحَدُكُمْ فَلْيَتَوَضَّأْ
"Rasulullah saw bersabda: sesungguhnya marah adalah dari syaitan, syaitan diciptakan dari api, dan api padam dengan air. Maka jika satu di antaramu marah hendaklah berwudlu." (HR. Abu Dawud)

3. Diam dan menahan diri
عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ قَالَ : قَالَ رَسُولُ الله صَلَّى الله عَلَيه وسَلَّم : عَلِّمُوا وَيَسِّرُوا وَلاَ تُعَسِّرُوا - قَالَهَا ثَلاَثًا - فَإِذَا غَضِبْتَ فَاسْكُتْ
"Rasulullah saw bersabda : ajarlah, permudahlah dan jangan mempersulit (diucapkan 3 X). apabila engkau marah maka diamlah" (HR. Dawud)

4. duduk dan berbaring
عن أبي ذر قال إن رسول الله صلى الله عليه وسلم قَالَ لَنَا ثُمَّ إِذَا غَضِبَ أَحَدُكُمْ وَهُوَ قَائِمٌ فَلْيَجْلِسْ فَإِنْ ذَهَبَ عَنْهُ الْغَضَبُ وَإِلاَّ فَلْيَضْطَجِعْ
Rasul bersabda : bila satu di antaramu marah saat berdiri maka duduklah maka lenyaplah marahnya. Dan jika tidak lenyap maka berbaringlah. (HR. Bukhari)

Sedangkan do’a yang perlu dibaca saat dan ketika marah adalah sebagai berikut :
اَللهَمَّ اذْهَبْ عَنِّيْ غَيْظَ قَلْبِيْ وَاغْفِرْ لِيْ ذَنْبِيْ وَأَجِرْنِيْ مِنْ مَضَلاَتِ الْفِتَنِ ، أَسْأَلُكَ بِرِضَاكَ وَأَعُوْذُ بِكَ مِنْ سَخَطِكَ ، أَسْأَلُكَ جَنَّتَكَ وَأَعُوْذُ بِكَ مِنْ نَارِكَ ، أَسْأَلُكَ الْخَيْرَ كُلَّهُ وَأَعُوْذُ بِكَ مَنَ الشَّرِّ كُلِّهِ ، اَللهُمَّ ثَبِّتْنِيْ عَلٰى الْهُدٰى وَالصَّوَابَ وَاجْعَلْنِيْ رَاضِيًا مَرْضِيًا غَيْرَ ضَالٍّ وَلاَ مُضَلٍّ
Artinya : “Ya Allah, hilangkan dariku hati yang suka marah dan ampunilah dosa-dosaku dan jauhkanlah aku dari fitnah yang menyesatkan. Aku memohon kepada-Mu ridha-Mu dan aku berlindung kepada-Mu dari murka-Mu, dan aku memohon kepada-Mu akan surga-Mu dan aku berlindung kepada-Mu dari neraka-Mu. Aku memohon kepada-Mu akan segala kebaikan dan aku berlindung kepada-Mu dari segala keburukan dan kejahatan. Ya Allah, teguhkanlah aku dalam petunjuk dan kebenaran. Dan jadikanlah aku orang yang ridha akan (qadla dan qadar-Mu) dan diridhai (oleh-Mu)”

Atau do’a yang lebih pendek :
للَّهُمَّ اغْفِرْ لِي ذَنْبِي وَأَذْهِبْ غَيْظَ قَلْبِي وَآجِرْنِي مِنْ الشَّيْطَانِ
Artinya: "Ya Allah, ampunilah dosaku, hilangkanlah kemarahan hatiku, dan jagalah aku dari godaan setan"

Demikian tips Jitu dan Cara Meredakan Marah, semoga bermanfaat.
Advertisemen 336x280
Disqus Comments

ABOUT

Tentang Admin & Blog
About

CONTACT

Hubungi kami disini
Hubungi

PAYMENT

Cara pembelian template di Goomsite
Privacy

Disclaimer

Pasang iklan Anda di Blog kami
Disclaimer

Catatan Kang Sodikin

sodikin.com merupakan catatan dan pikiran Kang Sodikin di waktu senggang dan tidak sedang melakukan apa-apa. Bisa juga merupakan hasil lamunan yang tidah jelas arahnya...he he...

NEWSLETTER SIGNUP

Trending Sepekan